JIPP Jateng

Info Penting : Launching KIPP tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan pada bulan April 2020    Info Penting : Launching KIPP tingkat Nasional ( SINOVIK ) dimulai pada bulan Maret 2020    

SEVEN SAMURAI ( Sistem Urai Antrean Pasien melalui 7 Loket Pendaftaran Rawat Jalan )

2019-11-25 02:29:03

Pelayanan rawat jalan di RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah selama bertahun-tahun menghadapi permasalahan penumpukan jumlah antrean pasien. Terlebih sejak diberlakukan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang merupakan program pelayanan kesehatan pemerintah yang diwujudkan dengan layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah pasien meningkat tajam. Rata-rata kunjungan pasien per hari pada tahun 2014 sebanyak 399 orang, pada tahun 2017 meningkat 175 persen menjadi 700 orang per hari. Peningkatan jumlah pasien yang belum dibarengi dengan adanya perubahan pelayanan yang menyesuaikan penambahan jumlah tersebut, menyebabkan terjadinya banyak komplain dari pasien maupun kekuarga pasien. Namun ketika dirunut, akar permasalahannya karena masih bercampurnya pendaftaran dari berbagai jenis layanan. Dari penumpukan pasien tersebut, muncul beragam persoalan. Di antaranya: Terjadi penumpukan pasien akibat keterbatasan loket pendaftaran pasien rawat jalan. Akibatnya antrean pasien sangat tidak tertib dan tidak teratur atau semrawut. Pasien berkebutuhan khusus/difabel semakin kurang mendapatkan perhatian. Waktu tunggu yang semakin lama. Pasien dan keluarga pasien semakin tidak memiliki ketidaknyamanan. Untuk mengatasi penumpukan antrean yang menyebabkan ketidaknyamanan semua pihak tersebut, maka RSUD Tugurejo melakukan inovasi penataan sistem antrean yang disebut “SEVEN SAMURAI”. Ketika inovasi baru tersebut diterapkan, berhasil memecahkan berbagai permasalahan sekaligus. Yakni: Ada kepastian waktu dan loket pelayanan pendaftaran rawat jalan. Pasien dan keluarga pasien dapat mengetahui kepastian nomor antrean sejak di pendaftaran. Tentu saja, penumpukan pasien di ruang tunggu dapat teratasi. Tersedia loket khusus untuk pasien berkebutuhan khusus/difabel, sehingga terlayani dengan baik. Waktu tunggu semakin cepat. Waktu tunggu semula 2-3 jam per pasien, setelah diberlakukan inovasi SEVEN SAMURAI berhasil memangkas waktu tunggu semakin cepat hanya 2-5 menit saja. Meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarga pasien. Kenyamanan ini tercipta dari keteraturan antrean yang tidak lagi perlu berdesak-desakan. Hal itu berimbas pada penurunan jumlah komplain terkait pelayanan antrean. Inovasi SEVEN SAMURAI masuk dalam bagian SDGs yakni goal ke-16 yang dapat direplikasi, diterapkan oleh rumah sakit lainnya dan berkelanjutan.

Foto Penerapan

Awal Periode : 01 Mei 2016


Lihat Video Inovasi

Personal Kontak : RSUD TUGUREJO
Telepon :
Instansi :