JIPP Jateng

Info Penting : Launching KIPP tingkat Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan pada bulan April 2020    Info Penting : Launching KIPP tingkat Nasional ( SINOVIK ) dimulai pada bulan Maret 2020    

JUWITA 1000 HARTA (JUWIRING TANGGAP 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN)

2019-11-25 04:03:48

Salah satu masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah masih tingginya anak balita pendek (stunting). Dari 10 orang anak sekitar 3-4 orang anak balita mengalami stunting. Apabila janin dalam kandungan mendapatkan gizi dan kesehatan yang cukup, maka ketika lahir berat dan panjang badannya akan normal. Masalah kekurangan gizi sejak 1000 hari pertama kehidupan jika dijabarkan dalam siklus adalah : kurang gizi pada masa pra-hamil dan hamil akan berdampak pada lahirnya anak yang BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah), anak BBLR jika tidak tercukupi nutrisinya maka akan mengalami sejumlah gangguan pertumbuhan. Jika anak tersebut seorang wanita, maka di kumudian hari ia akan tumbuh menjadi remaja yang kurang menurut berat badan dan tinggi badannya. Sehingga kelak jika anak tersebut hamil maka ia berpeluang untuk melahirkan anak yang BBLR kembali. Malnutrisi pada ibu hamil jika tidak ditangani secara baik selain beresiko terhadap lahirnya bayi yang BBLR juga dapat berdampak melemahkan fisik, membahayakan jiwa ibu bahkan dapat mengancam keselamtan janin. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskerdes tahun 2013), persentase BBLR di Indonesia sebesar 10,2 %, anak stunting sebesar 37,2 %, anak balita kurus sebesar 12,1 %, anak balita gizi kurang sebesar 19,6 % dan anak balita gizi lebih sebesar 11,9 %, ibu hamil KEK sebesar 20-38 % , praktek pemberian ASI Eksklusif dan MP ASI sebesar 40 %. Pemenuhan gizi yang optimal, ,selain memberi kesempatan bagi anak untuk hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih produktif, juga berisiko lebih rendah dari menderita penyakit degenerative. Data di Puskesmas Juwiring, tahun 2013 sebesar 13,38% balita stunting, 7,8 % bayi lahir BBLR, 19,38 % bumil KEK, cakupan ASI eksklusif sebesar 74,79 %, cakupan IMD sebesar 88, 46 %. Sejalan dengan program pemerintah dalam rangka mendukung keberhasilan program 1000 Hari Pertama Kehidupan, di Puskesmas Juwiring membuat terobosan inovasi JUWITA 1000 HARTA (Juwiring Tanggap 1000 Hari Pertama Kehidupan).

Foto Penerapan

Awal Periode : 06 Desember 2018


Lihat Video Inovasi

Personal Kontak : Puskesmas Juwiring
Telepon :
Instansi :